Bersama UNTAN Membangun Negeri

Universitas Tanjungpura yang kemudian biasa disingkat Untan adalah Perguruan Tinggi terbaik di pulau Kalimantan.[i] Pemeringkatan ini merupakan versi dari Webometric. Untan berada di posisi 40 dari 2120 perguruan tinggi,

Untan meninggalkan jauh perguruan tinggi lainnya yang berada pada zona Kalimantan. Misalnya untuk 200 besar Indonesia, Universitas Borneo Tarakan yang berada di Urutan 98, Universitas Mulawarman Samarinda urutan 118, dan Universitas Palangka Raya urutan 130.

Untan didirikan pada tanggal 20 Mei 1959, pertama kali berdiri bernama Universitas Daya Nasional oleh tokoh tokoh politik dan pemuka masyarakat kalmantan barat dengan 2 Fakultas: Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Universitas Daya Nasional yang sebelumnya berstatus perguruan tinggi swasta, dinegerikan menjadi Universitas Negeri Pontianak (UNEP) berdasarkan keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahum 1963 tanggal 16 Mei 1963.

Tanggal penegerian ditetapkan 20 Mei 1963. Perubahan ini ditandai pula dengan dibukanya 2 fakultas, yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik, serta perubahan Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi. Perubahan nama kembali terjadi pada 14 September 1965, UNEP menjadi Universitas Dwikora berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahum 1965, sekaligus pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

SEKILAS MENGENAI UNTAN

Nama Universitas Tanjungpura baru ditetapkan pada 15 Agustus 1967, berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Diangkat sebagai Rektor adalah Letnan Kolonel CKH Muhammad Isja, SH. Untan berarti memiliki 5 Fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang sebelumnya adalah IKIP Bandung cabang Pontianak, resmi terintegrasi ke Universitas Tanjungpura pada tahun 1982.

Tahun 2000, tepatnya 22 Desember 2000 berdiri Fakultas Kehutanan berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional RI, Yahya Muhaimin, Nomor 238/0/2000. 17 Januari 2002, dibentuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (persiapan). 10 Mei 2005 terbit Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD), menandai hadirnya Fakultas Kedokteran di Universitas Tanjungpura. Hingga saat ini 9 Fakultas itulah yang ada di lingkungan Universitas Tanjungpura[ii]

Untan saat ini dipimpin oleh Prof. Dr. Thamrin Usman, DEA yang telah dua periode menjabat sebagai Rektor Untan. Rektor dalam tugasnya dibantu oleh 4 Pembantu Rektor, antara lain: Pembantu Rektor I (Bidang Akademik) dipimpin oleh Dr. Aswandi, Pembantu Rektor II (Bidang Umum dan Keuangan) dipimpin oleh Dr. Rini Sulistiawati, S.E., M.Si., Pembantu Rektor III (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) dipimpin oleh Prof. Kamarullah, S.H., M.Hum., dan Pembantu Rektor IV (Bidang Perencanaan dan Kerja sama) dipimpin oleh Prof. Dr. Arkanudin, M.Si.[iii] 

PROGRAM STUDI DI UNTAN

Demi memenuhi kebutuhan sumberdaya manusia yang unggul khususnya di wilayah Kalimantan Barat, Untan menyediakan 63 Program Studi (Prodi) yang tersebar dalam 9 fakultas. Di Fakultas Hukum hanya memiliki 1 Prodi yaitu Ilmu Hukum. Sementara Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) terdiri dari 4 Prodi yaitu, Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Manajemen, dan Ekonomi Islam.

Fakultas Pertanian memiliki 7 Prodi, antara lain Agribisnis, Agronomi, Agroteknologi, Manajemen Sumberdaya Perairan, Ilmu Peternakan, Ilmu dan Teknologi Pangan, dan Ilmu Tanah. Fakultas Teknik memiliki 11 Prodi yaitu, Teknik Sipil, Teknik Pertambangan, Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Kelautan, Teknik Kelautan, Teknik Lingkungan, Teknik Informatika, Teknik Industri, Teknik Elektro, dan Teknik Arsitektur.

Baca Juga: Bersama UNTAN Membangun Negeri

Untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, terdapat 8 Prodi yaitu, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan, Ilmu Hubungan Internasional, Antropologi Sosial, Sosiologi, Ilmu Politik, Ilmu Komunikasi, dan Ilmu Sosiatri. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan adalah fakultas yang paling banyak prodi, yaitu 19 prodi. Antara lain, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Mandarin, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Guru PAUD, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematikan, Pendidikan Seni Tari dan Musik, Pendidikan Sosiologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganeraan, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Geografi, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Pendidikan IPS.

Fakultas Kehutanan hanya memiliki 1 Prodi yaitu Program Studi Kehutanan. Fakultas MIPA memiliki 9 Program Studi yaitu, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Geofisika, Ilmu Kelautan, Sistem Komputer, Statistik, dan Sistem Informasi. Terakhir adalah Fakultas termuda, yaitu Fakultas Kedokteran yang memiliki 3 Program Studi, yaitu Pendidikan Dokter, Farmasi, dan Ilmu Keperawatan.[iv]

ORGANISASI KEMAHASISWAAN UNTAN

Tidak hanya mendukung aktivitas akademis dengan menyediakan berbagai program studi, Untan juga memiliki berbagai Organisasi Kemahasiswaan atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dapat menunjang kemampuan non-akademik mahasiswa sehingga mampu bersaing dalam belantika kehidupan bermasyarakat.

Di tingkat Universitas, bagi mahasiswa yang ingin mengasah kemampuannya dalam bidang politik dan pemerintahan dapat bergabung dengan Badan Eksekutif Mahasiwa(BEM) atau Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Untan juga menyediakan UKM kerohanian, yang dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menguatkan aspek spiritual. UKM yang tersedia antara lain Badan Kerohanian Mahasiswa Islam (BKMI), Persatuan Mahasiswa Kristen (PMK), Keluarga Mahasiswa Khatolik(KMK), Keluarga Besar Mahasiswa Buddhis (KBMB) dan UKM Sahabat Qur’an.

Adapula UKM Bidang Khusus seperti Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), UKM Pramuka, UKM Seperti MIliter Resimen Mahasiswa (Menwa), UKM KSR PMI Untan, UKM Hijau Bersih (Hiber), Gema Peduli NAPZA, Koperasi Mahasiswa (KOPMA), serta Jaringan Organisasi Internasional (JOINT). Dalam bidang Penalaran ada UKM Lingkar Ilmiah Studi Mahasiswa (LISMA), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM),dan UNIX.

Bidang kesenian bisa bergabung di UKM Seni Sarang Semut, UKM The Blue Jacket Drum Corps, atau UKM Orchestra. Di bidang olahraga tersedia UKM POBU (Persatuan Olahraga Beladiri Untan), UKM Selam, UKM Dayung, UKM Terjung Payung, dan UKM Bola Volly.[v]

UKM yang ada di Untan ini beberapa diantaranya memiliki aliansi Nasional, misalnya BEM yang bergabung dengan Aliansi BEM Seluruh Indonesia yang bergabung di dalamnya kampus kampus teratas Indonesia. BEM Untan bahkan pernah menjadi Tuan Rumah dalam perhelatan Musyawarah Nasional BEM Seluruh Indonesia pada Januari 2015[vi].

Pada saat itu hadir perwakilan BEM dari Aceh hingga Papua, serta perwakilan kampus teratas Indonesia lainnya. Sebagai hasil dari Munas BEM SI yg ke VIII itu BEM Untan menjadi Kordinator Wilayah BEM Kalimantan Barat dan Tengah. Begitu pula dengan DPM yang tergabung dalam Aliansi Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI).

Badan Kerohanian Mahasiswa Islam (BKMI) Untan juga tergabung dalam aliansi Nasional Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus(FSLDK). BKMI Untan juga menorehkan prestasi yang layak dibanggakan, karena berhasil menjadi Tuan Rumah dari Musyawarah Nasional FSLDK pada Februari 2015 yang menghadirkan perwakilan dari ujung barat hingga ujung Timur Indonesia[vii].

Untan memiliki prestasi yang baik baik dari segi akademik maupun non-akademik, menjadikannya memang layak menjadi Perguruan Tinggi Terbaik di Kalimantan. Bahkan Untan juga mampu bersaing dengan kampus kampus teratas di Indonesia bila tren positif terus dipertahankan. Hal ini tidak menutup kemungkinan karena saat ini Untan sedang banyak membangun Infrastuktur baru yang akan menunjang dan mendongkrak prestasi mahasiswa sehingga Untan dapat berjejer di posisi teratas Perguruan di Indonesia. Salam Bersama UNTAN Membangun Negeri. (AKT)

[i] http://www.webometrics.info/en/Asia/indonesia%20

[ii] http://www.untan.ac.id/sejarah-universitas-tanjungpura/

[iii] http://www.untan.ac.id/struktur-organisasi-universitas-tanjungpura/

[iv] http://www.untan.ac.id/program-sarjana-2/

[v] http://www.untan.ac.id/organisasi-kemahasiswaan-tingkat-universitas/

[vi] http://mimbaruntan.com/munas-bem-si-ke-viii-ketua-bem-untan-ini-sejarah-baru/

[vii] https://www.dakwatuna.com/2015/01/26/63083/fsldk-indonesia-akan-gelar-fsldkn-ke-17/#axzz5JsZRM0y1

4 Asumsi Dasar Akuntansi

Dalam prinsip akuntansi yang berlaku umum, terdapat empat asumsi dasar yang melandasi proses  penyusunan laporan akuntansi secara keseluruhan, diantaranya:

1. Asumsi Entitas Ekonomi (Economic Entity Assumption)

Aktivitas ekonomi dapat diindetifikasikan dengan unit pertanggungjawaban. Artinya, aktivitas sebuah perusahaan bisnis dapat dipisahkan serta dibedakan dari pemiliknya serta unit bisnis lain. Konsep ini tidak berlaku sematmata untuk pemisahan aktivitas antar perusahaan bisnis. Untuk tujuan akuntansi, perusahaan dipisahkan dari pemegang saham atau pemilik.

Sebagai contoh, Bapak Andi adalah pengusaha restoran, tidak boleh menyatukan pengeluaran pribadinya dengan pengeluaran untuk usahanya. Pak Andi menyewa tempat tinggal untuk keluarga pribadi, maka pengeluarannya tidak boleh dicampur dengan pengeluaran untuk usahanya. Ini dikategorikan pengeluaran pribadi. Demikian halnya juga dengan apabila Pak Andi mempunyai usaha yang berbeda lagi, misalnya punya bengkel motor.

Nah, pengeluaran bengkel motor ini juga harus dipisahkan dengan restorannya serta pribadinya. Jadi bisa disimpulkan bahwa entitas ekonomi maksudnya adalah pemisahan pencatatan antara transaksi perusahaan sebagai entitas ekonomi dengan transaksi pemilik sebagai individu dan transaksi entitas ekonomi lainnya

2. Asumsi Kelangsungan Hidup (Going Concern Assumption)

Asumsi bahwa perusahaan tersebut mempunyai umur yang panjang. Artinya, perusahaan tidak dilikuidasi dalam jangka waktu dekat, akan tetapi diharapkan perusahaan dapat beroperasi dalam jangka waktu yang tak terbatas dan ada anggapan bahwa mempunyai cukup waktu bagi suatu perusahaan untuk menyelesaikan usaha, kontrak-kontrak dan perjanjian-perjanjian, kecuali joint venture.

Jika tidak ada asumsi ini , maka berarti tidak akan ada penyusutan atas asset tetap , karena asset tetap yang dibeli tidak akan dicatat sebesar harga  perolehannya , melainkan dicatat sebesar nilai pada saat perusahaan dilikuidasi . Demikian  juga tidak akan ada penggolongan lancar dan tidak lancar atas asset dan kewajiban.

Jadi, dalam praktek akuntansi yang berlaku umum , penyusutan atas asset tetap dan penggolongan asset serta kewajiban kedalam lancar dan tidak lancar timbul karena adanya asumsi kesinambungan usaha. Asumsi ini berlaku dalam banyak situasi bisnis.

3. Asumsi Unit Moneter (Monetary Unit Assumption)

Asumsi bahwa uang adalah denominator umum dari aktivitas ekonomi dan merupakan dasar yang tepat bagi pengukuran dan analisis akuntansi. Ini adalah cara yang paling efektif untuk menunjukkan kepada pihak yang berkepentingan tentang perubahan modal serta pertukaran jasa dan barang.

Data Transaksi yang akan dilaporkan dalam catatan akuntansi harus dapat dinyatakan dalam satuan mata uang (unit moneter). Asumsi ini memungkinkan akuntansi untuk mengukur setiap transaksi bisnis/peristiwa ekonomi ke dalam nilai mata uang.

Beberapa transaksi yang terjadi salam suatu perusahaan dapat dicatat dengan menggunakan ukuran unit fisik atau waktu. Tapi karena tidak semua transaksi itu bisa menggunakan ukuran unit fisik yang sama sehingga akan menimbulkan kesulitan-kesulitan di dalam pencatatan dan penyusunan laporan keuangan.

Untuk mengatasi masalah ini maka semua transaksi yang terjadi akan dinyatakan di dalam catatan dalam bentuk unit moneter pada saat terjadinya transaksi itu. Unit moneter yang digunakan adalah mata uang dari negara di mana perusahaan itu berdiri. Perencanaan transaksi dengan menggunakan ukuran mata uang pada saat terjadinya suatu transaksi disebut pencatatan yang didasarkan ada biaya historis.

Dasar ini digunakan dengan suatu anggapan bahwa daya beli unit moneter yang dipakai adalah stabil dari perubahan-perubahan daya beli yang terjadi tidak akan mengakibatkan penyesuaian-penyesuaian. Namun jika terjadi perubahan daya beli yang besar (terutama dalam keadaan inflasi) maka laporan-laporan keuangan yang disusun dengan dasar biaya historis akan memberikan gambaran yang tidak sesuai dengan keadaan dan dengan demikian kegunaannya akan berkurang.

4. Asumsi Periodisitas (Time Period Assumption)

Cara yang paling akurat untuk mengukur hasil operasi perusahaan adalah dengan mengukurnya pada saat perusahaan tersebut dilikuidasi. Namun, pihak yang berkepentingan baik internal maupun eksternal tidak bisa menunggu selama itu untuk menerima informasi tentang hasil operasi. Informasi akuntansi dibutuhkan atas dasar ketepatan waktu (timely basis) .

Umur aktivitas  perusahaan dapat dibagi menjadi beberapa periode akutansi , seperti bulanan (monthly), tiga bulanan (quarterly), atau tahunan ( annualy) . Kegiatan perusahaan berjalan terus dari periode yang satu ke periode yang lain dengan volume dan laba yang berbeda. Pemakai perlu diberitahu tentang kinerja dan status ekonomi perusahaan dari waktu ke waktu agar dapat mengevaluasi dan membandingkan dengan perusahaan lain.

Masalah yang timbul adalah pengakuan dan pengalokasian ke dalam periode-periode tertentu di mana dibuat laporan-laporan keuangan. Laporan-laporan keuangan ini harus dibuat tepat pada waktunya. Agar berguna bagi manajemen, pemilik dan kreditur. Oleh karena itu harus dilakukan alokasi ke periode-periode untuk transaksi-transaksi yang mempengaruhi beberapa periode. Alokasi ini dilakukan dengan taksiran-taksiran. Semakin pendek periode waktu, semakin sulit menentukan laba bersih yang tepat untuk periode bersangkutan.

Hasil bulanan biasanya tidak seakurat hasil kuartalan dan hasil kuartalan biasanya tidak seakurat hasil tahunan. Investor menginginkan agar informasi semacam itu diproses dan disebarkan secara cepat namun, semakin pendek periode penerbitan informasi semakin tinggi profitabilitas ketidakakuratannya. Masalah penentuan periode waktu menjadi lebih serius karena siklus hidup produk menjadi semakin pendek dan produk menjadi sangat usang. (DY)

 

Workshop Akuntansi Dasar

WORKSHOP AKUNTANSI DASAR BAGI PEMILIK USAHA

Tema: Belajar Akuntansi dalam 18 Jam

Anda pemilik usaha?

Anda punya karyawan?

Anda punya aset?

Anda ingin usaha lebih berkembang?

Terapkan MANAJEMEN KEUANGAN di usaha Anda!

Anda bukan seorang Akuntan?

Anda tidak punya SDM memadai?

Anda kuatir dicurangi?

Serahkan saja SEMUA kepada kami…

Kami memberikan jasa pelatihan akuntansi dasar untuk para pemilik usaha yang sama sekali masih awam dengan keuangan.

Jika sebelumnya Anda cukup merasa bingung dengan istilah Jurnal Umum, Buku Besar, Neraca Saldo, Jurnal Penyesuaian, Laporan Rugi Laba, Laporan Perubahan Modal, dan Laporan Arus Kas, maka kami akan membuatnya menjadi lebih mudah untuk dipahami karena metode pelatihannya 70% praktik dan 30% materi.

Baca Juga: Info Bimtek Pusdiklat Pemendagri

Insya Allah… Hanya dalam waktu 3 hari, Anda sudah bisa mengerti mengenai Akuntansi dan Laporan Keuangan. Dan yakinlah kedepannya Anda akan bisa membaca perkembangan usaha Anda dari laporan keuangan yang sudah dibuat.

Sekarang berapa nilai investasi yang harus dikeluarkan untuk mengikuti Pelatihan Akuntansi selama 3 hari ini (18 jam)???

Anda cukup investasi senilai Rp. 1.000.000,- saja.

MAHAL???

Kami yakin Anda akan tidak akan berpikir 2 kali untuk mengikuti WORKSHOP ini karena ilmu yang diperoleh dalam bentuk materi nantinya tidak akan membuat Anda rugi.

Fasilitas Peserta:

  • Modul Workshop
  • 2 Kali Coffee Break dan 1 Kali Makan Siang
  • Sertifikat Keikutsertaan
  • Konsultasi GRATIS selama 6 bulan
  • Voucher Diskon 10% Pembelian Paket Aplikasi Zahir Accounting

TERTARIK???

Proses Pendaftaran:

  • Transfer biaya investasi ke rekening BCA A/C 1710569505 an. Dwi Wahyudi.
  • Kirim bukti transfer serta data pribadi berupa: Nama Lengkap, Alamat, dan Nomor HP/WA ke email [email protected] atau via WA di 0811-56-1982.
  • Konfirmasi resmi keikutsertaan akan dikirimkan setelah bukti transfer diterima dan divalidasi.

Waktu dan Tempat:

Hari/Tanggal  :  Kamis – Sabtu, 7-9 Desember 2017

Tempat :  Meeting Room Kopi.In Jl. Karya Baru Pontianak

Waktu :  08.30 – 16.00 WIB

Jumlah Peserta :  10 Orang Per Angkatan

SATU LAGI!!!

Untuk pembayaran di bulan November 2017 akan memperoleh diskon 25%, jadi Anda cukup membayar Rp. 750.000,- saja.

Oke, jangan lewatkan kesempatan cukup berharga ini karena per angkatan hanya akan diisi oleh 10 orang peserta saja.

DAFTAR SEKARANG DAN AMANKAN KURSI ANDA!!!

4 Tantangan Akuntan dalam Proses Alokasi Modal

Sama seperti ilmu disiplin lainnya, akuntansi merupakan produk dari lingkungannya yang terdiri dari kondisi sosial, ekonomi, politik, hukum dan lain sebagainya karena teori akuntansi ini telah berubah fungsinya yaitu untuk memenuhi kebutuhan dan pengaruh yang terus berubah.

Karakteristik penting dari akuntansi ini adalah pengidentifikasian, pengukuran dan pengkomunikasian informasi keuangan tentang entitas ekonomi kepada pemakai yang berkepentingan. Tanggung jawab yang dipikul akuntan pada dewasa ini lebih besar dari sebelumnya karena entitas ekonomi telah berubah secara signifikan baik dari segi ukuran maupun kompleksitas dan pemakai yang berkepentingan juga telah bertambah secara substansial baik dari segi jumlah maupun keragamannya.

Akuntansi keuangan adalah sebuah proses yang berakhir ada pembuatan laporan keuangan perusahaan untuk digunakan oleh pihak yang berkepentingan, eksternal maupun internal. Laporan keuangan adalah media untuk menginformasikan keuangan kepada pihak-pihak di luar perusahaan agar lebih transparan dalam bentuk angka mata uang masing-masing negara.

Alokasi modal dalam akuntansi ini sangat penting hubungannya tergantung daripada informasi yang diterima apakah buruk atau baiknya. Jadi informasi yang tidak dapat diandalkan dan tidak relavan akan menimbulkan alokasi modal yang buruk yang selanjutnya akan berdampak negatif terhadap pasar sekuritas. Berikut adalah proses alokasi modalnya:

Proses Alokasi Modal Investasi

Beberapa tantangan yang dihadapi oleh akuntansi ini dapat diambil dari laporan keuangan yang gagal, diantaranya:

Pengukuran Non Keuangan

Non keuangan seperti indeks kepuasan konsumen, informasi tentang pesanan yang belum diproses, atau juga bisa penolakkan barang yang dibeli. Pada zaman dulu sekitar tahun 90an, laporan keuangan tidaklah menyajikan sejumlah ukuran kinerja penting yang biasanya dipakai oleh manajemen.

Informasi yang Berorientasi ke Depan

Sekitar tahun 90an, membuat laporan keuangan menggunakan kata “zaman dulu” untuk menggambarkan pemakaian biaya historis dan pengakumulasian atas kejadian masa lalu.

Aktiva Tak Berwujud

Zaman dulu laporan keuangan hanya berfokus pada aktiva yang berwujud seperti pabrik, persediaan dan lain sebagainya tetapi tidak menyajikan banyak informasi mengenai aktiva tak berwujud.

Ketepatan Waktu

Laporan keuangan hanya disajikan secara kuartalan dan diaudit disediakan sekali setahun.

Keempat inilah tantangan yang harus dihadapi oleh para akuntan sehingga harus menyediakan jenis informasi yang dibutuhkan untuk mengefisienkan proses alokasi modal. (DY)

5 Manfaat Akuntansi bagi Perusahaan

Sebelumnya kita kenalan dulu dengan yang namanya perusahaan. Kalau kita sebut banyak sekali perusahaan apalagi yang sudah punya nama, contoh Mc Donald’s, General Motor, AT&T, dan lain sebagainya. Atau mungkin perusahaan lokal misal pom bensin, toko, restoran, apotik atau tempat kita bekerja, industry home juga termasuk. Namun, apa kesamaan di antara perusahaan-perusahaan tersebut yang membuat semuanya disebut perusahaan?

Secara umum perusahaan adalah organisasi dimana input (bahan baku dan tenaga kerja) menghasilkan output (barang dan jasa) untuk pelanggan. Sedangkan pelanggan adalah individu atau perusahaan lain yang membeli output dari perusahaan tersebut dengan menggunakan alat bayar atau barang berharga lainnya. Tujuan dari perusahaan ini adalah memaksimumkan keuntungan. Keuntungan / laba (profit) adalah jumlah yang diterima dari pelanggan atas pembelian output dikurang dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli input agar menghasilkan output. Namun ada juga perusahaan yang tujuannya bukan untuk memaksimumkan laba seperti organisasi nirlaba (LSM). Kita telusuri lebih lanjut tentang perusahaan ini.

JENIS-JENIS PERUSAHAAN

Perusahaan Pabrikan (Manufacturing Business)

Menurut Wikipedia:

“Suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual.”

Misal; Sepatu olahraga yang dihasilkan oleh pabrik Nike, Adidas, Puma, dan lain sebagainya.

Perusahaan Dagang (Merchandising Business)

Perusahaan yang kegiatannya menjual barang yang telah dibelinya dari perusahaan lain kepada pelanggan. Contoh: Hypermart, Alfamart, Indomaret menjual segala kebutuhan dari produsen lain.

Perusahaan Jasa (Services Business)

Perusahaan yang menghasilkan jasa bukan barang atau produk. Misal; Kantor Konsultan atau yang lebih besar lagi seperti Disney yang bergerak dalam hiburan.

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN

Perusahaan Perorangan

Perusahaan ini mempunyai kelebihan, diantaranya; mudah dibentuk, peraturan sedikit dan tidak ada pajak perusahaan. Namun disamping itu juga ada kekurangannya, yaitu; umur terbatas, kewajiban tidak terbatas dan sulit meningkatkan modal karena bergantung pada harta milik pribadi.

Persekutuan

Perusahaan yang didirikan oleh dua atau lebih. Kelemahan dan kekurangannya juga sama dengan perusahaan perorangan. Contoh; toko kecantikan.

Korporasi (Perseroan Terbatas)

Perusahaan ini didirikan berdasarkan peraturan pemerintah yang berlaku. Nah, kepemilikan dalam perseroan ini dalam bentuk lembar saham. Keuntungannnya adalah umur tak terbatas, mudah transfer kepemilikkan, kewajiban terbatas dan mudah meningkatkan modal. Kerugiannya adalah pajak ganda dan biaya persiapan. Contoh: Ford, Coca Cola Company, General Motors dan masih banyak lagi. Di Amerika, bentuk perusahaan ini memegang peranan penting dalam perekonomian karena lebih dari 90% penerimaan dari hasil transaksi usaha dikuasai korporasi

Dalam perusahaan ini ada pihak-pihak yang berkepentingan yang mempunyai kepentingan dalam menentukan kinerja dari perusahaan tersebut, diantaranya sebagai berikut:

  • Pemilik: Orang yang menginvestasikan seluruh sumber dayanya untuk perusahaan dengan alasan untuk mendapatkan nilai yang paling ekonomis atas hasil dari investasi mereka.
  • Manajer: Orang yang dipercaya oleh pemilik dan tugasnya adalah mengevaluasi kinerja ekonomi perusahaan.
  • Karyawan: Orang yang mengeluarkan jasanya untuk kepentingan perusahaan dimana mereka dibayar.
  • Pelanggan: Orang yang membeli jasa atau barang yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Pelanggan ini mempunyai peran penting dalam keberlangsungan hidup perusahaan.
  • Kreditor: Orang yang menginvestasikan sumber dayanya melalui pemberian kredit. Perusahaan adalah pelanggan kreditor. Untuk memperoleh kembali investasi mereka, perusahaan harus menghasilkan uang tunai yang cukup untuk membayar para kreditor.
  • Pemerintah: Ini ada kaitannya dengan pajak yang dipungut. Semakin baik kinerja perusahaan tersebut, semakin besar pajak yang dipungut oleh pemerintah.

Lalu apa peranan Akuntansi dalam sebuah perusahaan?

Misal, laporan akuntansi yang mengikhtisarkan profitabilitas produk baru dapat membantu manajemen Mc Donald memutuskan apakah akan melanjutkan penawaran. Kemudian analis keuangan juga menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah akan merekomendaasikan pembelian saham Mc Donald. Bank juga seperti itu, mereka menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan jumlah pemberian kredit pada Mc Donald. Pemasok juga seperti itu, menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah akan menawarkan bahan baku dan perlengkapan kepada Mc Donald secara kredit. Pemerintah daerah dan pusat juga menggunakan laporan akuntansi untuk mengetahui jumlah pembayaran pajak Mc Donald.

Jadi, disini Akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting untuk perusahaan karena melalui akuntansilah informasi perusahaan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Supaya akuntansi ini menghasilkan informasi bagi pihak yang berkepentingan hendaknya:

  • Perusahaan harus mengidentifikasikan siapa saja yang termasuk pihak-pihak berkepentingan.
  • Perusahaan mengevaluasi kebutuhan informasi dari mereka.
  • Merancang sistem informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan informasi
  • Mencatat data ekonomi mengenai kegiatan usaha dan hal-hal yang terjadi pada perusahaan.
  • Menyiapkan laporan akuntansi untuk pihak yang berkepentingan.

Pihak yang berkepentingan di sini ada internal dan eksternal. Internal itu termasuk pemilik, manajer dan karyawan. Sedangkan eksternal terdiri dari pelanggan, kreditor dan pemerintah. (DY)

Definisi Akuntansi Menurut Sudut Pandang Ibu Rumah Tangga

Tak kenal maka tak sayang begitulah pepatah yang sering kita dengar.

Apa sih akuntansi itu. Kalau secara mudah pengertiannya itu jual beli barang sudah termasuk kegiatan akuntansi. Misal kita punya uang Rp 2.000.000 digunakan untuk beli android yang harganya Rp 1.500.000, sisanya Rp 500.000. Eehh, ada keluaran terbaru tupperware harganya Rp 600.000, ingin beli tapi tidak cukup karena kurang Rp 100.000, ya hutang dulu sama penjualnya. Jadi, begitulah analoginya dalam kehidupan sehari-hari, hanya saja kita tidak mencatat secara rinci seperti yang terdapat dalam laporan keuangan.

Sebenarnya pada waktu saya kuliah ambil jurusan Akuntansi ini agak shock, saya harus belajar ekstra untuk memahaminya, mungkin lebih dari teman-teman saya karena pada saat saya SMA, saya ambil jurusan IPA, belajar IPS hanya Ekonomi tapi tidak memperdalam. Jadi, mungkin saya lah yang bertanya terus ke teman-teman. Setiap bertanya ke teman-teman, “eh, kok bisa gini sih, kok bisa gitu sih” ujung-ujungnya mereka bilang, memang begitu dari sana. Ya, saya tidak puas lah kalau jawabannya seperti itu. Akhirnya, saya menjalani semester demi semester penuh dengan pertanyaan “bisa tidak ya”, setelah dijalani bisa lulus juga dari kampus itu. Alhamdulillah.

Ok, lanjut..

Sebenarnya akuntansi itu penting tidak sih? Setelah saya pelajari selama 4 tahun masa belajar, penting banget untuk kehidupan sehari-hari di kalangan semua profesi bahkan untuk diri pribadi. Misal bagi yang mau lanjut sekolah, mesti memperhitungkan uang yang disimpan cukup atau tidak.

Nah, kalau kalangan ibu rumah tangga lebih puyeng lagi mengatur keuangannya karena yang dipikirkan banyak, mulai dari keperluan anak sampai suami, kalau bisa jangan sampai mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, belum lagi kalau ada keperluan mendadak seperti ada sumbangan untuk orang meninggal ataupun ada hajatan lainnya. Lain hal nya dengan pimpinan perusahaan, dia harus memikirkan semuanya, contoh restoran rumah makan.

Bahan-bahan utama dan pelengkap semua didapat karena beli dulu dengan menggunakan modal meskipun ada juga karena dari sumber daya alam yang mereka punya misal pertanian dan peternakan. Kemudian, para karyawannya termasuk, kasir, pelayan, juru masak, tukang delivery order, bahkan staf yang memang di dalam kantor, juga perlu diperhatikan untuk upahnya. Belum lagi pengusaha ini juga memikirkan untuk pembayaran tanah, bangunan, peralatan.

Menurut Wikipedia, Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah.

Jadi, kalau menurut saya akuntansi dalam kehidupan sehari-hari adalah seni dalam bagaimana cara menyampaikan aktivitas dalam penggunaan uang sehingga jelas arus masuk dan keluarnya. Lalu sekarang apakah akuntansi memiliki hubungan erat dengan sebuah perusahaan???. Jawabannya akan saya tulis pada tulisan berikutnya. (DY)

Strategic and Commercial

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor. Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Some of Our Services

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor.

2   4

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan.

Landscapes Eyeologic

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor. Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Some of Our Services

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor.

2   4

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan.

Geometric Landscapes

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor. Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Some of Our Services

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor.

2   4

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan.

For your clinic

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor. Eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Some of Our Services

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean ac tortor at tellus feugiat congue quis ut nunc. Semper ac dolor.

2   4

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt. Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur.

Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan. Aliquam ullamcorper finibus lorem ut auctor. Aliquam sed aliquet eros. Vivamus maximus dignissim mi et accumsan.