5 Manfaat Akuntansi bagi Perusahaan

Desain Sistem Akuntansi Keuangan

Sebelumnya kita kenalan dulu dengan yang namanya perusahaan. Kalau kita sebut banyak sekali perusahaan apalagi yang sudah punya nama, contoh Mc Donald’s, General Motor, AT&T, dan lain sebagainya. Atau mungkin perusahaan lokal misal pom bensin, toko, restoran, apotik atau tempat kita bekerja, industry home juga termasuk. Namun, apa kesamaan di antara perusahaan-perusahaan tersebut yang membuat semuanya disebut perusahaan?

Secara umum perusahaan adalah organisasi dimana input (bahan baku dan tenaga kerja) menghasilkan output (barang dan jasa) untuk pelanggan. Sedangkan pelanggan adalah individu atau perusahaan lain yang membeli output dari perusahaan tersebut dengan menggunakan alat bayar atau barang berharga lainnya. Tujuan dari perusahaan ini adalah memaksimumkan keuntungan. Keuntungan / laba (profit) adalah jumlah yang diterima dari pelanggan atas pembelian output dikurang dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli input agar menghasilkan output. Namun ada juga perusahaan yang tujuannya bukan untuk memaksimumkan laba seperti organisasi nirlaba (LSM). Kita telusuri lebih lanjut tentang perusahaan ini.

JENIS-JENIS PERUSAHAAN

Perusahaan Pabrikan (Manufacturing Business)

Menurut Wikipedia:

“Suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja dan suatu medium proses untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi untuk dijual.”

Misal; Sepatu olahraga yang dihasilkan oleh pabrik Nike, Adidas, Puma, dan lain sebagainya.

Perusahaan Dagang (Merchandising Business)

Perusahaan yang kegiatannya menjual barang yang telah dibelinya dari perusahaan lain kepada pelanggan. Contoh: Hypermart, Alfamart, Indomaret menjual segala kebutuhan dari produsen lain.

Perusahaan Jasa (Services Business)

Perusahaan yang menghasilkan jasa bukan barang atau produk. Misal; Kantor Konsultan atau yang lebih besar lagi seperti Disney yang bergerak dalam hiburan.

BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN

Perusahaan Perorangan

Perusahaan ini mempunyai kelebihan, diantaranya; mudah dibentuk, peraturan sedikit dan tidak ada pajak perusahaan. Namun disamping itu juga ada kekurangannya, yaitu; umur terbatas, kewajiban tidak terbatas dan sulit meningkatkan modal karena bergantung pada harta milik pribadi.

Persekutuan

Perusahaan yang didirikan oleh dua atau lebih. Kelemahan dan kekurangannya juga sama dengan perusahaan perorangan. Contoh; toko kecantikan.

Korporasi (Perseroan Terbatas)

Perusahaan ini didirikan berdasarkan peraturan pemerintah yang berlaku. Nah, kepemilikan dalam perseroan ini dalam bentuk lembar saham. Keuntungannnya adalah umur tak terbatas, mudah transfer kepemilikkan, kewajiban terbatas dan mudah meningkatkan modal. Kerugiannya adalah pajak ganda dan biaya persiapan. Contoh: Ford, Coca Cola Company, General Motors dan masih banyak lagi. Di Amerika, bentuk perusahaan ini memegang peranan penting dalam perekonomian karena lebih dari 90% penerimaan dari hasil transaksi usaha dikuasai korporasi

Dalam perusahaan ini ada pihak-pihak yang berkepentingan yang mempunyai kepentingan dalam menentukan kinerja dari perusahaan tersebut, diantaranya sebagai berikut:

  • Pemilik: Orang yang menginvestasikan seluruh sumber dayanya untuk perusahaan dengan alasan untuk mendapatkan nilai yang paling ekonomis atas hasil dari investasi mereka.
  • Manajer: Orang yang dipercaya oleh pemilik dan tugasnya adalah mengevaluasi kinerja ekonomi perusahaan.
  • Karyawan: Orang yang mengeluarkan jasanya untuk kepentingan perusahaan dimana mereka dibayar.
  • Pelanggan: Orang yang membeli jasa atau barang yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Pelanggan ini mempunyai peran penting dalam keberlangsungan hidup perusahaan.
  • Kreditor: Orang yang menginvestasikan sumber dayanya melalui pemberian kredit. Perusahaan adalah pelanggan kreditor. Untuk memperoleh kembali investasi mereka, perusahaan harus menghasilkan uang tunai yang cukup untuk membayar para kreditor.
  • Pemerintah: Ini ada kaitannya dengan pajak yang dipungut. Semakin baik kinerja perusahaan tersebut, semakin besar pajak yang dipungut oleh pemerintah.

Lalu apa peranan Akuntansi dalam sebuah perusahaan?

Misal, laporan akuntansi yang mengikhtisarkan profitabilitas produk baru dapat membantu manajemen Mc Donald memutuskan apakah akan melanjutkan penawaran. Kemudian analis keuangan juga menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah akan merekomendaasikan pembelian saham Mc Donald. Bank juga seperti itu, mereka menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan jumlah pemberian kredit pada Mc Donald. Pemasok juga seperti itu, menggunakan laporan akuntansi untuk memutuskan apakah akan menawarkan bahan baku dan perlengkapan kepada Mc Donald secara kredit. Pemerintah daerah dan pusat juga menggunakan laporan akuntansi untuk mengetahui jumlah pembayaran pajak Mc Donald.

Jadi, disini Akuntansi mempunyai peranan yang sangat penting untuk perusahaan karena melalui akuntansilah informasi perusahaan dikomunikasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Supaya akuntansi ini menghasilkan informasi bagi pihak yang berkepentingan hendaknya:

  • Perusahaan harus mengidentifikasikan siapa saja yang termasuk pihak-pihak berkepentingan.
  • Perusahaan mengevaluasi kebutuhan informasi dari mereka.
  • Merancang sistem informasi akuntansi untuk memenuhi kebutuhan informasi
  • Mencatat data ekonomi mengenai kegiatan usaha dan hal-hal yang terjadi pada perusahaan.
  • Menyiapkan laporan akuntansi untuk pihak yang berkepentingan.

Pihak yang berkepentingan di sini ada internal dan eksternal. Internal itu termasuk pemilik, manajer dan karyawan. Sedangkan eksternal terdiri dari pelanggan, kreditor dan pemerintah. (DY)

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *